×
Ad

Dari Zaman Orang Tua Kita, 4 Kopi Legendaris Bogor Ini Masih Bertahan

Sonia Basoni - detikFood
Senin, 22 Des 2025 08:59 WIB
Foto: detikcom/Diah Afrilian
Jakarta -

Produk kopi lokal juga banyak ditemui di Bogor, Jawa Barat. Meskipun racikannya klasik dan melegenda, produk ini masih bertahan puluhan tahun lamanya.

Bogor selalu menjadi destinasi favorit untuk kulineran seru. Pilihan kuliner legendaris patut dicoba di Bogor, termasuk produk kopi lokal yang rasanya klasik.

Produk kopi bubuk lokal asal Bogor ini rata-rata sudah eksis sejak tahun 1960-an. Masih bertahan di tengah maraknya tempat ngopi kekinian dan racikan kopi modern.

Berikut 4 kopi lokal legendaris di Bogor:

1. Kopi Cap Kacamata

Kopi lokal paling 'sepuh', merek Kopi Cap Kacamata sudah pasti menempati posisi teratas. Kopi lokal satu ini pabriknya beroperasi di Bogor sejak tahun 1925.

Bisa dibilang kalau pabrik kopi ini yang paling tua. Pemiliknya adalah keluarga Yoe Hong yang merupakan orang keturunan China pernakan. Yoe Hong dikenal dengan nama Bah Sipit yang menjadi trademark sampai sekarang.

Racikan kopi ini diolah dari jenis kopi robusta dan arabica. Untuk harganya kisaran dari Rp 40.000 per 250 gram. Bisa dibeli di toko Kopi Bah Sipit Cap Kacamata di kawasan Empang, Bogor Selatan.

2. Kopi Liong Bulan

Kopi Liong Bulan yang tampil ikonik dengan kemasan biru dan ada naga di kemasannya juga termasuk legedaris. Kopi lokal ini eksis sejak tahun 1945 sampai sekarang.

Kopi Liong Bulan didirikan oleh Linard Jap yang terinspirasi dari 'Liong' atau naga. Naga juga dipercaya sebagai lambang kemakmuran dan keberuntungan bagi orang Tionghoa.

Selama lebih dari 79 tahun berdiri, Kopi Liong Bulan masih mempertahankan racikannya. Yaitu berupa bubuk kopi dicampur gula pasir. Harganya juga masih terjangkau dari Rp 27.000 per pak.



Simak Video "Menyantap Nasi Uduk Kaum 58 dengan Aneka Pilihan Lauk"


(yms/yms)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork