Teh hijau dan kombucha kerap diandalkan sebagai asupan minuman sehat. Ternyata keduanya punya perbedaan yang signifikan. Jangan sampai salah!
Berbagai jenis teh kini tidak hanya dinikmati karena rasanya yang menyegarkan, tapi juga berkat kandungan nutrisi yang dipercaya memberikan manfaat bagi tubuh.
Salah satu teh yang cukup terkenal dengan khasiatnya, teh hijau. Sementara untuk racikan teh tak kalah populer lainnya misalnya kombucha.
Sekilas, dua teh ini sama-sama terlihat berkhasiat. Namun ternyata keduanya memiliki perbedaan siginifikan yang perlu diketahui sebelum dikonsumsi.
Baca juga: Tersentuh! Pramugara Ini Simpan Makanan Penumpang Demi Buka Puasa Tepat Waktu
Dilansir dari Verywell Fit, (6/3/2026), berikut perbedaan teh hijau dan kombucha:
Teh hijau punya kandungan antioksidan yang tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto |
1. Kandungan dalam Teh Hijau
Teh hijau merupakan salah satu minuman paling populer di dunia yang berasal dari daun tanaman Camellia sinensis. Salah satu keunggulan utama teh hijau adalah kandungan polifenol.
Teh hijau memiliki kandungan katekin seperti epigallocatechin gallate (EGCG). Senyawa ini dikenal sebagai antioksidan kuat yang dapat membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.
Selain itu, teh hijau juga mengandung kafein dalam jumlah moderat serta asam amino L-theanine. Khasiatnya dapat membantu meningkatkan fokus dan memberikan efek relaksasi pada otak.
2. Kandungan Kombucha
Kombucha adalah minuman fermentasi yang dibuat dari teh, baik teh hitam maupun teh hijau. Untuk menunjang proses fermentasinya menggunakan gula, serta kultur bakteri dan ragi yang dikenal sebagai SCOBY (symbiotic culture of bacteria and yeast).
Campuran ini kemudian akan difermentasi sekitar 1 - 2 minggu. Selama proses fermentasi, bakteri dan ragi mengubah gula menjadi berbagai senyawa seperti asam organik, gas karbon dioksida, serta sejumlah kecil alkohol.
Salah satu keunggulan utama kombucha adalah kandungan probiotiknya. Beberapa penelitian menunjukkan kombucha berpotensi membantu menurunkan gula darah hingga meningkatkan kesehatan jantung.
3. Perbedaan Teh Hijau dan Kombucha
Perbedaan paling jelas antara kombucha dan teh hijau terletak pada proses pembuatannya. Teh hijau hanya melalui proses penyeduhan daun teh kering, sementara kombucha harus melalui fermentasi.
Sebab proses fermentasi tersebut, kombucha memiliki kandungan probiotik yang tidak ditemukan pada teh hijau biasa. Probiotik menjadi alasan utama kombucha sering dikaitkan dengan kesehatan pencernaan.
Namun dari sisi lain, teh hijau tidak mengandung kalori maupun gula seperti kombucha. Selain itu, kadar antioksidan tertentu seperti EGCG dalam teh hijau lebih tinggi dibandingkan kombucha
Kombucha memang sehat, tetapi waspada dengan kandungan gulanya. Foto: iStock |
4. Kombucha Mengandung Gula Tambahan
Salah satu perbedaan penting antara kombucha dan teh hijau adalah kandungan gulanya. Teh hijau murni hanya mengandung sekitar dua kalori per cangkir dan tidak memiliki gula tambahan.
Sebaliknya, kombucha membutuhkan gula dalam proses pembuatannya untuk memberi makan kultur bakteri dan ragi selama fermentasi. Sebagian gula dalam pembuatan kombucha akan dikonsumsi oleh SCOBY.
Namun, biasanya masih ada sisa gula yang tertinggal dalam produk akhir. Banyak produk kombucha komersial mengandung sekitar 4 hingga 10 gram gula per cangkir.
5. Kandungan Alkohol
Karena melalui proses fermentasi, kombucha secara alami mengandung jejak alkohol. Sebagian besar produk kombucha komersial diatur agar kandungan alkoholnya tetap di bawah 0,5 persen alkohol berdasarkan volume (ABV).
Sebenarnya, kandungan alkohol dalam kombucha ini masih berada di batas legal dan aman dikonsumsi. Bagi sebagian besar orang, jumlah ini sangat kecil dan tidak memberikan efek signifikan.
Namun kandungannya yang sedikit tetap harus menjadi perhatian bagi segelintir konsumennya. Terlebih pada beberapa kondisi seperti penyakit bawaan, ibu hamil, dan ibu menyusui.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN