Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau?

Ngopi Yuk!

Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau?

Sonia Basoni - detikFood
Rabu, 07 Jan 2026 07:00 WIB
Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau?
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Minum kopi dan teh hijau kerap menjadi pilihan utama untuk memulai hari atau menjaga energi di tengah aktivitas padat. Namun, mana yang sebenarnya lebih sehat?

Kedua minuman ini dikenal mampu meningkatkan kewaspadaan sekaligus dikaitkan dengan berbagai manfaat sehat, mulai dari perlindungan jantung hingga kesehatan bagi fungsi otak. Meski sama-sama mengandung kafein dan antioksidan, efek yang dihasilkan pada tubuh ternyata tidak selalu serupa.

Faktor seperti kadar kafein, senyawa aktif di dalamnya, hingga toleransi tubuh masing-masing orang turut menentukan dampaknya. Lalu, di antara kopi dan teh hijau, mana yang sebenarnya lebih sehat untuk dikonsumsi sehari-hari?

Dilansir dari Health (06/12/2025), berikut ulasan perbandingan antara teh hijau dan kopi dari sisi medis dan manfaatnya untuk tubuh.

ADVERTISEMENT

1. Teh Hijau Populer sebagai Alternatif Kopi

Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau?Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau? Foto: Getty Images/iStockphoto

Jadi pengganti nomor satu kopi di pagi hari, secangkir teh hijau bisa menciptakan efek hangat di dalam tubuh yang sama seperti kopi. Jenis teh ini sejak dulu terkenal dengan kandungan antioksidan dan kafein yang bermanfaat memberi dorongan energi bagi tubuh.

Dalam beberapa penelitian, teh hijau juga terbukti bisa mencegah penyakit Alzheimer dan membuat kadar gula darah tetap stabil. Selain itu antioksidan dalam teh hijau mampu menangkal radikal bebas pemicu kanker.

Beberapa penelitian menganjurkan untuk meminum 2 cangkir kecil teh hijau setiap hari selama 2 minggu. Konsumsi teh hijau yang rutin bisa menurunkan peradangan dalam tubuh, serta membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Perbedaan Pasokan Energi dari Kopi dan Teh Hijau

Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau?Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau? Foto: Getty Images/iStockphoto

Kopi dan teh hijau sama-sama dikenal mampu meningkatkan energi, tetapi cara kerjanya berbeda. Kandungan kafein dalam kopi umumnya lebih tinggi, sekitar 80-100 miligram per 240 ml, sementara itu teh hijau hanya mengandung 25-50 miligram kafein per 240 ml.

Dokter sekaligus Direktur Medis Nasional One Medical, Dr. Natasha Bhuyan, turut menjelaskan bahwa kadar kafein yang lebih tinggi membuat kopi memberikan lonjakan energi yang lebih cepat dan kuat. Sebaliknya, teh hijau mengandung L-theanine, asam amino yang membantu menciptakan kewaspadaan yang lebih tenang.

Selain itu ahli gizi terdaftar Alison Swiggard menyebut kandungan L-theanine dapat mengurangi rasa gelisah akibat kafein, sehingga energi terasa lebih stabil dan tidak mudah turun secara mendadak.

3. Kopi dan Teh Sama-sama Bagus untuk Jantung

Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau?Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau? Foto: Getty Images/iStockphoto

Teh hijau dan kopi sama-sama dikaitkan dengan manfaat kesehatan jantung. Ahli gizi kardiologi preventif Michelle Routhenstein menjelaskan bahwa teh hijau mengandung katekin, sedangkan kopi kaya akan asam klorogenat. Keduanya sama-sama mengandung antioksidan.

Menurutnya teh hijau berpotensi membantu fungsi pembuluh darah dan mencegah oksidasi kolesterol LDL. Sementara itu, konsumsi kopi secara moderat secara konsisten dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Meski demikian, Routhenstein mengingatkan bahwa kopi dapat memicu lonjakan tekanan darah sementara, sehingga orang dengan hipertensi atau gangguan irama jantung mungkin lebih aman memilih teh hijau atau kopi tanpa kafein.

4. Toleransi Tubuh dan Cara Konsumsi Jadi Penentu

Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau?Sama-sama Bikin Melek, Lebih Bagus Minum Kopi atau Teh Hijau? Foto: Getty Images/iStockphoto

Efek kopi dan teh hijau pada seseorang memang sangat dipengaruhi kondisi individu dan tidak bisa dipukul rata. Alison Swiggard menekankan bahwa toleransi kafein, kualitas tidur, tingkat kecemasan, dan pola makan berperan besar dalam menentukan respons tubuh.

Michelle Routhenstein menambahkan bahwa kecepatan metabolisme kafein juga penting, karena sebagian orang lebih sensitif dan mudah merasa gelisah. Dari sisi pencernaan, kopi dapat memperparah keluhan pada orang dengan lambung sensitif atau sindrom iritasi usus.

Swiggard menyebut teh hijau cenderung lebih ramah bagi sistem pencernaan dan kandung kemih karena kandungan kafeinnya lebih rendah. Pada akhirnya, pilihan terbaik adalah minuman yang memberi manfaat tanpa menimbulkan efek samping yang mengganggu.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Sensasi Nyeduh Kopi Langsung dari Kebun di Puncak Gunung Muria"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads