Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
images
waktu berbuka
18:13 WIB
wilayah Jakarta
Back

3 Tips Memilih Timun Suri yang Matang Buat Buka Puasa

Yenny Mustika Sari - detikFood

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Memasuki awal bulan Ramadan 1447 Hijriah, penjualan blewah dan timun suri di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, mengalami peningkatan signifikan. Dua komoditas buah musiman tersebut laris manis seiring tingginya kebutuhan masyarakat akan menu takjil untuk berbuka puasa.
Jakarta - Timun suri muncul musiman saat Ramadan. Buah yang biasa disajikan untuk takjil ini memberikan sensasi segar untuk campuran es. Begini tips memilihnya yang tepat!

Timun suri menjadi salah satu buah yang umum dikonsumsi selama Ramadan tiba. Buah berwarna kuning keemasan ini dapat menyegarkan dahaga ketika buka puasa.

Biasanya timun suri diolah menjadi kreasi es yang menyegarkan. Racikannya cukup sederhana, hanya ditambahkan sirup dan es batu. Bisa juga dijadikan campuran es buah.

Sebagian orang ada juga yang menikmati timun suri begitu saja, karena diketahui mengandung nutrisi penting untuk tubuh. Namun, pastikan untuk menyantap timun suri yang matangnya sempurna, ya!

Berikut 3 tips memilih timun suri yang matang sempurna:

1. Perhatikan permukaan kulit

Salah satu ciri khas timun suri matang sempurna bisa dilihat dari permukaan kulitnya. Biasanya bagian kulit timun suri akan terlihat retak.

Kulit timun suri yang retak ini menjadi penanda kalau buah musiman ini matang di pohon. Untuk warna timun suri sendiri tidak begitu signifikan menentukan tingkat kematangan, karena pada dasarnya memang ada yang berwarna kuning atau hijau.

2. Tekstur

Tekstur juga bisa menjadi penentu timun suri mana yang matangnya sempurna. Kamu bisa menekan timun suri secara perlahan, jika teksturnya sudah empuk, artinya matang.

Namun, perhatikan jangan memilih timun suri yang terlalu lembek. Karena, paling enak timun suri yang matang tapi teksturnya masih renyah.

3. Aroma

Perhatikan juga dari segi aromanya. Timun suri yang matang sempurna memiliki aroma harum yang khas.

Kalau aroma harumnya terasa manis segar, artinya timun suri matang sempurna di pohon. Sementara kalau kamu mencium aroma yang berlebihan, artinya timun suri matang secara rekayasa.

(yms/adr)