Espresso dan doppio sekilas terlihat sama, padahal keduanya diracik dengan takaran berbeda dan cita rasanya juga tidak sama. Begini perbedaannya
Racikan kopi sangat beragam, tetapi salah satu yang paling populer adalah espresso. Espresso dikenal sebagai minuman kopi pekat hasil ekstraksi biji kopi yang digiling halus dengan air panas bertekanan tinggi.
Espresso sering dianggap sama dengan doppio. Padahal keduanya menawarkan pengalaman yang sangat berbeda. Tetapi sebenarnya apa yang membuat kedua minuman ini berbeda? Dilansir dari koffiekenner.com (15/10/2025), berikut perbedaannya.
1. Mengenal espresso
Espresso merupakan racikan kopi yang dibuat menggunakan mesin bertekanan tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Espresso merupakan jenis kopi yang kebanyakan menjadi dasar dari minuman kopi lainnya. Minuman ini memang disajikan dalam gelas kecil, tetapi tetap terasa pekat karena kopi giling halus menggunakan mesin bertekanan tinggi. Menghasilkan kopi yang kuat dan berlapis.
Seduhan espresso yang baik juga memiliki lapisan crema tebal di atasnya dengan tekstur lembut. Sedangkan rasa espresso tergantung pada jenis biji kopi yang dipakai, bisa seperti karamel, kacang-kacangan, atau buah-buahan.
2. Mengenal doppio
Doppio merupakan espresso dalam porsi ganda. Foto: Getty Images/iStockphoto/agrobacter |
Secara sekilas doppio mungkin terlihat mirip seperti espresso. Hal tersebut disebabkan karena pada dasarnya doppio adalah sajian espresso dalam porsi ganda.
Kopi ini diracik dengan metode yang sama dan waktu ekstraksi sama, tetapi takarannya lebih besar. Alhasil, kopinya lebih kental dan rasanya lebih kompleks.
Doppio cocok untuk mereka yang ingin cita rasa espresso utuh tetapi ingin lebih banyak porsinya.
3. Perbedaan espresso dan doppio
Perbedaan terbesar di antara espresso dan doppio terletak pada jumlah kopi yang didapat.
Espresso ukurannya lebih kecil dan padat, sedangkan doppio adalah porsi gandanya.
Keistimewaannya, doppio tidak selalu lebih pahit karena menggunakan ekstrak yang sama tetapi porsinya lebih banyak. Hasil rasa kopinya tetap kuat tetapi seimbang.
Jika dibandingkan, espresso rasanya lebih tajam atau intens dalam satu teguhan singkat. Cocok bagi kamu yang suka rasa kopi murni. Sedangkan doppio punya cita rasa yang berkembang seiring waktu.
Pemilihan biji kopi yang tepat juga menjadi kunci kenikmatan racikan kopi ini. Untuk espresso, bisa menggunakan berbagai macam biji kopi asalkan punya kekentalan yang cukup.
Kalau doppio, kamu butuh yang sedikit lebih intens dan seimbang. Pertimbangkan biji kopi dengan karakteristik manis, dipanggang sedang, dan cukup kompleks.
Baik espresso maupun doppio bisa dipilih sesuai preferensi masing-masing. Kalau juga yang murni, intens, dan ingin merasakan kopi yang pekat, bisa pilih espresso. Di sisi lain kalau kamu mau yang rasanya lebih mendalam, intens tetapi tidak pahit, dan porsinya lebih banyak, pilih doppio.
(aqr/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN